Tag: penyakit

Hakim Setujui ‘Terapi Penyembuhan’ bagi Gay, Warga Brazil Berang

Sejumlah kasus tentang homoseksual mulai menjadi sorotan kaum beragama, contohnya di Brazil dan di Aceh, Indonesia.

Sejumlah selebritis dan juga aktivis Brazil mengutuk keputusan sebuah pengadlan di mana pengadilan tersebut menyutujui program ‘penyembuhan’ bagi para kaum gay. Waldemer de Carvalho, di mana ia seorang hakim dari pengadilan negeri ibukota Brazil, mendukung adanya rencana seorang psikolog untuk melakukan ‘terapi konversi’. Namun yang aneh adalah lisensi psikolog ini bahkan sudah dicabut judi online dan hal itu tentunya memacu sebuah masalah.

Ramai dikecam Publik bahkan Artis Brazil

Rozangela Justino, nama psikolog itu. ia adalah seorang penganut Kristen Evangelis yang mana menyebut homoseksualitas sebagai penyakit. Sejumlah kritik berdatangan, dan menyatakan bahwasanya pernyataan Justino tersebut tidaklah masuk akal secara medis.

Di tahun ,1999, Dewan Nasional Psikologi Brazil sebenarnya sudah melarang psikolog untuk praktek melakukan ‘pengobatan’ yang mana diklaim bisa mengubah orientasi seksual seseorang. Anitta, bintang pop terkenal asal Brazil, mengunggah video kecaman di akun instagram pribadinya. Video itu bahkan sudah ditonton oleh jutaan orang.

Katanya, “Inilah yang tengah terjadi di negara saya. Orang-orang sekarat, kelaparan, pemerintah menghancurkan negara ini dengan mereka korupsi, rumah sakit dan juga pendidikan masih buruk. Tetapi pejabat hakim malahan menghabiskan waktu mereka untuk mengumumkan bahwasanya homoseksualitas adalah suatu penyakit.”

Sementara itu, seorang penyanyi Brazil, Ivete Sangolo, menuliskan di akun IG pribadinya, “Yang sebenarnya sakit itu adalah mereka yang menganggap bahwa gay itu adalah penyakit.” Postingannya itu sudah di-like oleh lebih dari 230.000 akun lainnya.

Dukungan Juga Bermunculan untuk Gay

Di twitter, banyak sekali dukungan untuk mereka kaum gay. Dukungan tersebut bisa dilihat lewat unggahan foto, kartun, serta kecaman bagi hakim dengan keputusannya. Seorang pria menggunakan bahasa Portugal menuliskan, “Tentu saja karena di negara ini lebih penting untuk ‘mengobati’ seksualitas dibandingkan dengan memberantas ketidakadilan.” Warganet yang lainnya juga menuliskan komentarnya, “Tidak aka nada obat karena gay bukan suatu penyakit.”

Cuitan tersebut dibagikan oleh Ketua Dewan Nasional Psikologi Brazil, Regorio Giannini, yang mengatakan pada Koran Guardian bahwa tak ada dasar medis bagi terapi yang mana sedang ramai diperbincangkan. “Pada dasarnya hal ini bukanlah perdebatan yang sangat serius dan bernuansa akademis, ini adalah murni perdebatan yang mana kaitannya dengan agama,” ujarnya.

Kaum Kristen konservatif di Brazil belakangan ini mengeluarkan suara yang makin keras. Mereka saat ini menentang adanya perilaku homoseksual karena adanya karakter gay di sebuah sinetron yang ditayangkan di Brazil. Mereka juga menutup paksa sebuah pameran yang mana ada kaitannya dengan gender dan juga keberagaman seksual.

Terjadi Juga di Aceh

Masalah tentang homoseksual tak hanya ditemukan di Brazil saja, namun juga di Indonesia, tepatnya di Aceh. Pada bulan Mei 2017 lalu, tim algojo Aceh sudah melakukan pencambukan pada dua orang pria gaya yang mana dihukum masing-masing dengan 83 cambukan. Pasangan itu pasalnya divonis bersalah oleh Mahkamah Syariah Aceh sesudah mereka ditahan menyusul sebuah penggrebekan judi bola oleh para warga. Mereka saat itu tertangkap basah telah melakukan hubungan seks. Dan ini adalah kali pertamanya kaum gay dihukum di bawah undang-undang syariah bari, Qanun Jinayat, yang mana mulai berlaku 2 tahun lalu.

Semula, dua pria gay tersebut dihukum 85 kali cambuk, namun diubah menjadi 83 cambukan setelah adanya pengurangan masa tahanan. Kedua pria itu memakai pakaian serba putih dan di atas panggunglah mereka dicambuki dengan gumaman doa-doa.

Saling BerbagiShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn