Kasus Novel Baswedan, Akankah Pemerintah Tutup Mata

kasus penyiraman air keras terhadap novel baswedan masih belum menemui titik terang, belum ada tersangka yang ditetapkan.

Kasus yang menyerang penyidik KPK novel baswedan, sampai saat ini belum menemui titik terang. Banyak yang menganggap penanganan kasus ini begitu lamban. Seolah pemerintah seperti menutup mata. Tidak ada penanganan kasusĀ bandar poker yang jelas. Kasus Novel baswedan ini belum menetapkan tersangka sama sekali. Durektur Eksekutif Amnesty Internasional perwakilan indonesia mengatakan kalau pihak polda metro jaya seperti tidak bisa menyelesaikan kasus penyiraman air keras yan menyerang penyidik KP Novel baswedan.

Kronologi Kasus Penyiramaman Air Keras Novel Baswedan

Sudah lebih dari 30 hari, tapi masih belum ada titik terang dari kasus penyiraman air panas ini. sebelumnya kita ingatkan tentang kronologi kasus penyiraman air keras terhadap novel baswedan ini. penyerangan dilakukan pada saat novel baswedan pulang shalat subuh dari masjid al ihsan kelapa gading yang dekat dengan rumahnya. Sekitar jam 5 pagi, novel baswedan pulang ke rumah dengan jalan kaki. Jarak dari masjid ke rumahnya sekitar 50 meter. Ketika berjalan, mendengar suara sepeda motor di sebelah kanannya. Ketika menoleh ke kanan, tiba-tiba pengendara sepeda motorĀ  menyiramkan air keras ke wajahnya. Air keras tersebut diletakan pada cangkir yang berwarna hijau.

Setelah itu, pengemudi sepeda motor langsung melaju kencang. Novel langsung belari ke masjid lagu untuk membasuh wajahnya. Disana masih ada saksi yang menoling novel ke rumah sakit miitra kelapa gading. Sekitar pukul 05.30 WIB, novel berada di rumah sakit mitra keluarga kelapa gading. Karena penyiraman air keras tersebut, wajah novel mengalami pembengkakan di dekat kelopak mata, dahi dan lainnya. karena tidak ada perkembangan yang semakin baik, novel baswedan dibawah ke rumah sakit di singapore untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif,

Perkembangan Terbaru Kondisi Novel Baswedan

Menurut informasi yang beredar, kondisi mata novel baswedan sudah semakin baik. Setelah kasus novel baswedan ini terjadi, memang tidak ada perkembangan sama sekali. Tapi kini kondisinya sudah semakin baik. Kini selaput kornea di bagian mata kanan sudah mulai tumbuh. Selain itu pembuluh darah di mata sebelah kiri juga semakin baik. Tapi walaupun begitu, dokter yang menangani novel baswedan menemukan ada peradangan pada bagian kornea mata kanan. Kondisinya memang sudah lebih baik dibandingkan beberapa hari belakang.

Tim Independen Untuk Kasus Novel

Pihak kepolisian menolak untuk membentuk tim independen khusus kasus novel baswedan. Tim ini sebenarnya disarankan oleh orang-orang yang menolak antikorupsi, mereka menganggap penanganan kasus terhadap novel sangat lamban. Tapi pihak polri menolak untuk membuat tim independen. Mereka mengatakan bahwa polda metro jaya mampu untuk mengatasinya. Mereka ingin kasus ini ditangani oleh pihak polri bukan polda lagi. Harus melipatkan pihak tertentu. Selain itu harus mendapat dukungan dari presiden joko widodo.

Seperti yang kita tahu, novel baswedan saat ini sedang menuntaskan kasus mega korupsi E KTP. Banyak yang berpikir, kasus penyerangan ingin dari pihak yang terkait kasus korupsi ektp. Sepak terjang novel di pembarantasan korupsi memang patur di ajungin jempol. Bulan lalu, polisi sudah memeriksa rekaman CCTV disekitar riumah novel. Tapi belum ada tersangka yang ditetapkan.

Pihak polisi menangkap seorang pria yang berinisial AL. Tapi belum dipastikan kalau dialah yang melakukan penyiraman ke novel baswedan. Polisi juga masih cek alibi yang diberikan AL. Untuk memastikan dia berbohong atau tidak. Kasus poker online ini harus segera dituntaskan dan pemerintah tidak boleh tutup mata dengan kasus novel baswedan ini.

Saling BerbagiShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

About dude