Day: November 4, 2017

Festival Seni dan Budaya digadang-gadang Buka ‘Gerbang’ untuk Indonesia

Festival Seni dan Budaya Europalia sudah resmi digelar. Pelaksanaanya akan berlangsung selama 4 bulan mulai Januari 2018 dan diharapkan menuai dampak baik bagi Indonesia.

Festival Seni dan Budaya Europalia resmi dibuka pada tanggal 10 Oktober 2017 lalu tepatnya di Brussel, Belgia. Dalam festival tersebut kurang lebih ada 316 seniman dan juga ratusan barang seni dan juga benda bersejarah yang dipamerkan dalam festival tersebut. Tidak hanya itu, produk sastra, seni dan budaya lain seperti contohnya film, pertunjukan sampai dengan pemeran destinasi wisata  judi togel juga termasuk ke dalam agenda dari festival besar tersebut.

Harapan Indonesia dalam Festival Europalia

Festival Seni dan Budaya Europalia inu digelar selama kurang lebih empat bulan terhitung sejak Januari tahun 2018 esok. Berita gembiranya, tak hanya manggrok di satu tempat saja, pasalnya festival ini akan berkeliling ke tujuh buah negara dengan beragam seni yang disuguhkan.

Menurut beberapa keterangan pers, produk seni Indonesia pun ikut dinikmati oleh para pecinta seni di Belgia. Namun tak hanya di Belgia, juga di tujuh negara tersebut yakni Inggris, Austria, Belanda, Polandia, dan Perancis. Festival Seni dan Budaya yang diselenggarakan tiap dua tahun sekali itu menjadi festival yang sangat seru dan menjanjikan bagi para seniman dunia tak terkecuali Indonesia. Festival ini juga digadang-gadang menjadi festival yang akan membuka gerbang Indonesia lebih luas dan lebar.

Tahun ini Jusuf Kalla, Wakil Presiden Indonesia dan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan hadir untuk membuka festiva tersebut. Sehari sebelumnya, mereka berdua bertemu dengan Andrus Ansip, Wakil Presiden Uni Eropa guna membahas potensi kerjasama antara Indonesia dan Eropa. Pertemuan itu berlangsung selama satu jam lamanya tepatnya tanggal 9 Oktober 2017.

Pertemuan dengan Wakil Uni Eropa

Dari pertemua tersebut, dapat disimpulkan bahwa kerja sama ekonomi Eropa dan Indonesia bisa terjalin dengan adanya Europalia itu. Seperti yang telah disebutkan oleh Puan, festival tersebut bisa menjadi satu gerbang bagi peluang kerja sama yang mana lebih lebar dan lebih besar lagi untuk negara-negara tersebut.

Puan pun menambahkan Indonesia juga bertaruh banyak demi terlaksananya festival tersebut dengan baik. Tidak tanggung-tanggung, Indonesia bahkan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit yakni sebesar Rp. 160 milyar. Namun hal itu dilakukan, ungkapnya, karna reputasi dari festival yang sudah sangat kuat dan juga daya tariknya di berbagai kalangan masyarakat Eropa.

Tak hanya mempromosikan seni dan juga budaya Indonesia, bahkan festival Europalia ini juga menjadi salah satu ajang untuk mempromosikan wisata milik Indonesia. Jika dilihat memang wisata Indonesia tidak henti-hentinya dieksplor dan makin banyak saja yang bisa dikunjungi. Tentunya Puan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan membaca peluang ini lewat adanya festival Europalia. Lewat festival bergengsi ini, banyak warga asing yang akan mengenal Indonesia bahkan lebih jauh. Dengan demikian, akan lebih banyak turis mancanegara yang berpeluang datang ke Indonesia untuk berlibur dan menikmati keindahan Indonesia.

“Festival Seni dan Budaya Europalia diharapkan menjadi satu momentum bagi Indonesia guna menunjukkan kekayaan seni dan juga budayanya supaya semakin dikenal oleh dunia internasional, terutama di Eropa,” tukas Puan lebih lanjut di keterangan resminya.

Tentu saja momentum Festival Seni dan Budaya Europalia ini ditunggu-tunggu oleh negara lainnya juga yang bakal memamekan juga kekayaan seni dan budaya serta wisatanya kepada dunia. Dengan demikian, jelas lah peluang dewa poker terjalinnya kerjasama internasional khususnya dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya tentu saja akan lebih besar.

Saling BerbagiShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn